POLMAN,MATALENSA.ID Menteri pertanian Dr.Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Desa Bumiayu kecamatan Wonomulyo kabupaten Polewali Mandar Sulbar dalam rangka panen kedelai pola kemitraan, Rabu (4/11).
Kunjungan tersebut Mentri pertanian Syharul Yasin Limpo di dampingi sejumlah pejabat kementrian pertanian serta hadir pula mantan gubernur NTT Frans Lebu raya, yang di hadiri gubernur sulbar Ali Bal masdar, serta para Bupati se-provinsi Sulbar.
Di kesempatan itu Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan di trngah masa pendemi hampir seluruh negara mengalami ekonominya minus yang cukup tinggi, indonesia minus 5 persen di bandingkan negara-negara lain diats 7 persen seperti Singapura, malayasia, tailand dan lain sebagai.
“Saat ini dunia sedang mengalami minus ekonomi akibat dapat dari pandemi Covid-19, singapur minus 17 persen, malayasia mines 9 pesen, tailand 7 persen indonesia hanya 5 persen,” kata Syahrul
Ia menambahkan bahwa dari sekian sektor itu hanya sektor pertanian yang bisa membangkitkan kembali ekonomi
Olehnya itu saya berpesan kepada Gubernur, bupati agar bersama- sama kita majukan negara ini.
“Kalau mau maju daerah harus perbaiki sektor pertanian karena itu tidak pernah rugi, coba bayangkan satu hektar kedelai.hanya investasi tuju juta namun hasilnya bisa sampai 13 juta ” ungkap Mantan gubernur sulsel
Mentan Syahrul juga berjanji akan memberikan bantuan 100 milyar untuk sektor pertanian
“Uang itu nanti bukan untuk di bagi-bagi tetapi bagaimana cara untuk menghitungnya dengan baik,” tutupnya (mus/*)


