spot_img
Wednesday, April 22, 2026

Kepala Desa Bambangan Minta Pihak Rekanan Dan Balai Lakukan Pertemuan Dengan Masyarakat

spot_img

MAMUJU,MATALENSA.ID– Kepala Desa Bambangan kecamatan Malunda kabupaten Majene Saifuddin klaim bahwa dua dusun desanya kerap banjir akibat bendungan Kayuangin.

Hal itu disampaikan Saifuddin saat di konfirmasi matalensa.id melalui sambung telphonenya Jumat malam (12/3)

Menurutnya bahwa dua dusun di Desa Bambangan kerap Banjir karena pintu bendungan selalu dalam keadaan tertutup saat musim hujan

“Kami tidak ingin terulang lagi banjir seperti sebelumnya, selalu janji,” kata Saifuddin

Lanjutnya jika bendungan tersebut di perbaiki kami minta pihak rekanan dan balai untuk melakukan pertemuan di desa kami agar menyampaikan secara langsung ke Masyarakat

“Masyarakat meminta pihak Balai agar datang langsung ke desa bambangan, karena rapat di kantor camat tidak menemukan solusi” Tutup Saifuddin

Sementara kepala Desa Lombong H. Amiruddin mengatakan keberatan jika bendungan tersebut tidak perbaiki.

“Saya selaku kepala desa dan masyarakat justru keberatan jika bendungan itu tidak di perbaiki, karena kami sudah susah payah meminta ke Balai melalui proposal”.kata Amiruddin,Senin (15/03)

Lanjutnya kata Amiruddin bahwa sejak robohnya bendungan kayuangin justru kami masyarakat desa lombong yang terkena dampak.

“Kami kena dampak karena robohnya bendungan, lahan persawahan yang dulunya Dua kali panen dalam setahun kini hanya sekali saja karena tidak ada air,” kata kepala Desa Itu

Selama ini kami tidak ada dengar cerita dampak banjir, kenapa saat sekarang ini baru ada cerita begitu

“Tapikan mereka yang ada sana itu, kami ini cuma pemanfaat dari bendungan itu,” tutup Amiruddin

Menanggapi hal itu Kepala Satker PJPA Balai Sulawesi lll Arnol mengatakan sistem buka tutup pintu bendungan memiliki Standar Operasional Prosedur(SOP) yang akan di lakukan penjaga bendungan.

” Kalau sebelum pintu bendungan itu pakai manual nanti ini kita sistem elektrik” kata Arnol

Tidak mungkin pintu bendungan itu selalu tertutup pasti ada sistem pengurasan atau pada saat debit air cukup besar yang melebihi batas- batas yang telah di tentukan kita akan buka.

“Nanti ada penjaga bendungan yang menjaga di sana, untuk kontrol semua itu,” ujar Arnol

Lanjutnya kata Arnol mengenai permintaan Desa Bambangan agar pihak balai lakukan pertemuan masyarakat, Arnol menjelaskan hal tersebut telah kami sampaikan ke kepala Balai di palu

“Kepala balai rencananya akan bertemu langsung dengan Bupati majene untuk berkoordinasi mengenai hal itu,” kata Arnol (mus/dyf)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler