Kantor Desa Pati’di Tak Memilih Akta Hibah Tanah
MAMUJU,MATALENSA.ID–Pemerintah Desa Pati’di,Kecamatan Simboro,Kabupaten Mammuju berencana akan memidahkan kantor Desa Pati’di yang saat ini kantor tesebut berada di Dusun Saludambu,diketahui bahwa tanah yang saat ini dibanguni Kantor Desa Pati’di tak memiliki Akta Hibah Tanah dari pemilik tanah tersebut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Pati’di Rusli,Amd.Kep,saat ditemui usaia melakukan rapat di kantor desa Patidi mengatakan rencana pemindahan kantor desa yang saat ini berada di dusun Saludambu yang pemiliknya saudara H.Aco
Menurutnya bahwa ada beberapa hal yang menjadi hambatan untuk merehap kantor desa,yakni terkendala dari lahan yang belum ada kejelasannya
“Kita mau rehap Kantor Desa ini namun kita tidak memiliki ke apsahan kepemilikan lahan kantor desa, dan tak mempunyai akta hibah sama sekali dari pihak pemilik lahan.”Terang Rusli saat ditemui di kantor Desa Patidi usai melakukan rapat bersama dengan tokoh masyarkat dan pihak pemeirntah desa dan Kecamatan Simboro,Senin (08/07) kemarin
Rusli menbahkan bahwa persoalan lahan inilah yang membuat kita tidak bisa untuk rehap,dimana pada Dinas Pemberdayaan Masayarakat Desa (PMD )Kabupaten Mamuju terus mempertayakan soal akta hibah tanah desa Pati’di ini.
“Sampai hari ini kita tdak penah memegan akta hiba tersebut, terus yang kedua menyakut soal parkiran lahan yang sangat sempit,sehingga kita saat memarkir kendaraan,biasa di bahu jalan,ini sangat menggagu para pengguna jalan,bagaiman cara kita mau rehab kalau tidak memilik hak kepemilikan tanah,”tutur kepala desa Pati’di Rusli
Mendengar soal pemindahan Kantor desa Pati’di,Kepala Dusun Pati’di Amiruddin saat ditemui meminta agar pemindahan kantor desa nantinya tetap berada di dusun Pati’di
mengingat geograpis desa yang paling tepat itu ada di Dusun Pati’di.
“Saya minta agar nantinya kantor desa ini tetap berada di Dusun Pati’di ,karna kita ketahui bahwa dusun Pati’di ini sangat strategis berada dijalan poros,dan mudah jika ada pihak pemrintah untuk mengunjugi kantor desa kita.”Kata Amiruddin (jho/dyf)


