Mamuju,Matalesa.id-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)Provinsi Sulbar gelar ngopi Santai bersama awak media di kantor BNN Sulbar. Selasa,11 Januari 2022
Kegiatan tersebut sekaligus berdialog tentang sejumlah kasus narkoba di wilayah Sulbar
Dalam kesempatan itu Kepala BNNP Sulbar Sumirat mengatakan jumlah kasus Narkoba di Sulbar sebanyak 15 kasus dan dengan jumlah tersangka 36 tersangka di tahun 2021.
Terkait anggaran BNNP Sulbar memang itu minim hanya 4 milyar pertahun, namun kita tetap semangat untuk berantas narkoba di wilayah sulbar.
“Walaupun anggaran kurang memadai namun kami tetap bersemangat berantas narkoba di Sulbar agar anak kita tidak terpengaruh dengan narkoba” Ujarnya
Karena ini adalah tanggungjawab kita bersama dengan tujuan agar anak-anak kita juga bebas dari penyalanggunaan narkoba.
“Kita berantas narkoba di Sulbar bukan karena tugas semata, tetapi juga tanggungjawab kita terhadap anak kita agar terbebas dari narkoba” Ungkapnya
Disingung soal untung rugi penyalanggunaan narkoba, Kepala BNNP Sulbar itu menjelaskan berbicara tentang resiko pengguna narkoba itu dapat merusak pada otak,jadi tidak untungnya penggunan narkoba.
“Pengguna narkoba itu akan berdampak perusakan pada otak, jadi sebenarnya tidak ada untung menggunakan narkoba” Kata Kepala BNNP Sulbar itu.
Penulis: Musraho


