MAMUJU,MATALENSA.ID—Pengadaan tiga unit alat berat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun anggaran 2019 diduga tanpa melalui proses lelang ke Unit lelang pengadaan (ULP) Provinsi Sulbar
HalĀ tersebut di sampaikan salah seorang Narasumber yang enggan mau di publikasikan namanya ke Matalensa.id karna takut di berikan sanksi dari atasanya
Selasa (23/7)
Menurutnya bahwa pengadaan alat berat di Dinas PUĀ Sulbar dengan pagu anggaran 5 Milyar tahun 2019,tanpa melalui proses lelang sabagaimana aturan tentang pengadaan barang jasa tersebut.
SelainĀ tidak melalui proses lelang kata sumber tersebut,bahkan pengadaanĀ alat berat jenis eksvator yang di beli oleh dinas PU sulbar tanpa melalui ekatalog.
“Jadi itu Excavator yang baru di beli oleh dinas, itu tidak melaui ekatalog dan kenapa tidak dilakukan lelang secara umum,”ujar narasumber itu yang enngan mau di publikasikan Identitasnya
Menanggapi hal tersebut Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulbar,Ir Muhammad Aksa, justru membantah jika pengadaan alat beratĀ jenis eksavator tanpa melalui ekatalog.
Menurutnya bahwa pengadaan alat jenis eksavator yang telah di beli itu memang tidak perlu proses lelang karena ada dalam katalog.Kata Muhammad Aksan saat temui di ruang kerjanya Selasa (23/7) kemarin
“Jadi begini kalauĀ Excavator itu kita beliĀ langsung karena ada dalam ekatalog buatan pindad”,jelasnya
Sedangkan untuk dua alat lainnya yakni dozer dan loder tidak ada dalam ekatalog sehingga harus melalui lelang umum.
“Kalau dua alat itu sperti loder dengan dozer harus melalui proses lelang karena tidakĀ ada dalam ekatalog.SeandinyaĀ ada semua di ekatalog maka pihak dinas akan membelanjakan langsung kepada pihak perusahaan penyedia barang.”Kata Muhammad Aksan
Lanjut” Nah yang tidak adaĀ dalam ekatalog kita melakukan prosesĀ lelang umum,kebetulan yang ada dalam ekatalog itu eksavator yang buatan pindadĀ ya itu ada ya kita ambil melalui itu.”Terangnya
Terpisah kepala UPTD jalan jembatan dinas PU Sulbar Saparang saat dihubugiĀ Via Telepon Celulernya membenarkan adanya alat berat jenis Excavator yang baru yang di terimanya.
Namun kata Saprang bahwa dirinya hanyalah sebagai pengguna saja,terkait proses pembeliannya atau pengadaanya saparang tidak tahu menahu.
“Kami hanya pengguna saja pak,mengenai proses pengadaannya atau pembelanjaannya itu kami tidak tau,”ujar saparang dalamVia Telepon Celulernya ke Matalensa.id (musraho/dyf)


