spot_img
Tuesday, June 9, 2026

Soal Pembuangan Sampah Yang Tidak Diperhatikan,Puluhan Pemuda Botteng Gelar Aksi di DPRD Mamuju

spot_img

MAMUJU,MATALENSA.ID—Puluhan warga yang mengatasnamakan pemuda Botteng peduli lingkungan. Jumat (9/11) melakukan akasi didepan kantor DPRD Kabupaten Mamuju.

Puluhan pemuda tersebut, menuntut agar pemerintah Kabupaten Mamuju memperhatikan pembuangan sampah yang ada di Desa Botteng Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan Lukman selaku koordinator aksi mengatakan, bahwa sampai saat ini tempat akhir pembuangan sampah yang ada di Desa Botteng, sudah sangat merugikan masyarakat setempat mengingat tempat pembuangan sampah yang ada saat ini sudah mencemari lingkungan, baik polusi udara maupun aliran sungai

” Saya minta kepada para anggota dewan agar melihat langsung kondisi tempat pembuangan sampah yang ada di Botteng. Sungai – sungai sudah tercemari apalagi bau yang sangat menyengat yang sangat menggangu masyarakat setempat, ” kata Lukman

Lukman mengaku, hal ini sudah pernah disuarakan dengan Pemda Mamuju, namun sampai saat ini tidak ada realisasi. Dia menegaskan, jika tuntutan yang kesekian kalinya ini tidak direalisasikan dalam waktu dekat ini masyarakat Botteng akan menyegel akses masuk ditempat pembuangan sampah tutur lukman

” Kalau tuntutan kami ini tidak ditindaki, dengan tegas kami akan melakukan penyegelan lokasi tempat pembuangan sampah. Tak usah dibuang sampah di Botteng kalau bisa dibuang ditempat lain saja. Selama ini, kami juga sudah bosan dengan janji – janji bupati, yang katanya akan memperhatikan soal ini,” tegas Lukman dihadapan ketua DPRD Mamuju.

Sementara ketua DPRD Mamuju, Suraidah Suhardi mengatakan, terkait adanya tuntutan pemuda Botteng yang peduli lingkungan tentang pencemaran sampah. Mengaku, akan memanggil dinas terkait. Dan kata dia, terkait ketidak adanya anggaran soal penanganan sampah, tahun 2019 akan mengupayakan agar penanganan sampah di Botteng bisa dikelola secara profesional dan tertangani dengan baik.

“Tetap akan kita cari solusinya karena ini menyangkut kepentingan publik. Tak usalah kita bicara anggaran dulu kalau soal anggaran banyak yang kita bisa lakukan, yang penting pengelolaan sampah bisa di Botteng dikelola secara profesional,” pinta Suraidah.(Irw/dyf)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler