MAMUJU, MATALENSA.ID-Pengadaan 70 ekor sapi kurban oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov)Sulawesi Barat ( Sulbar ) tak jelas sumber dananya serta sasarannya
Hal inipun membuat DPRD harus melirik soal asal usul dana untuk pengadaan 70 ekor sapi kurban tersebut.
Karena menurut salah satu anggota DPRD Sulbar jika pengadaan 70 ekor sapi tersebut merupakan belanja langsung tentu tertuang dalam sasaran dan strategis di RPJMD Sulbar maupun turunan di RKPD.
“Kalau masuk dalam belanja barang yang melekat di rekeining belanja barang, tentu syarat dari penyerahan barang ke pihak ketiga itu harus tertuang dalam sasaran strategi di RPJMD Sulbar berdasarkan PP no.12,” ungkap salah satu Anggota DPRD Sulbar
Walaupun itu masuk dalam belanja langsung tetapi harus ada usulan-usulan, karena usulan itukan harus berkeadilan, bukan semerta-merta memberikan sperti kacang begitu saja.
Menanggapi hal tersebut Kepala Biro Tata pemerintahan dan kesejahteraan Rakya Provinsi Sulbar enggan berkomentar mengenai sumber dana pengadaan 70 ekor sapi kurban tersebut.
“Mohon maaf dek, saya lagi mau rapat dengan pak gubernur ya, kami ini sebagai pejabat publik tidak mau asal-asal bicara kepada rakyat, tidak membuat rakyat kisruh dan bingung,” ungkap kepala Tapem itu saat di hubungi media ini via telphone genggamnya,Senin (9/8/21)
Penulis : musraho
Editor. : Redaksi


