“Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Total”
MAMUJU,MATALENSA.ID——Curah hujan yang sangat tinggi,membuat sebagian wilayah Kota Mamuju terdampak banjir,salah satunya di Kecamatan Sampaga,Kabupaten Mamuju,Sulawesi Barat,mengalami banjir bandang,sehingga mengakibatkan jalan Trans Sulawesi lumpuh total.

Diketahui bahwa banjir tersebut merupakan banjir kiriman dari hulu dan ditamabah dengan meluapnya air sungai Karama,sehingga membuat wilayah Kecamatan Sampaga direndam banjir selama dua hari,dan mengakibatkan ratusan rumah warga di rendam banjir setinggi 50 CM bahkan ada yang mencapai 1 meter.

Satu Warga Kecamatan Sampaga Bapak Bonda Yonarno,saat ditemui Reporter Matalensa.id, di lokasi banjir,menjelaskan bahwa banjir ini naik sekitar satu stengah jam yang lalu,namun sebelumnya air belum sampai di jalan raya ,dan derasnya pun tidak seperti ini sekarang.
“Tadi hanya sekitar 10 CM,sekarang sudah lebih 30 CM,bahkan dibagian sana sudah ada mencapai 50 CM samapai 1 Meter,dan bahkan sudah sampai dada orang dewasa,dan ditambah lagi jembatan yang hampir nyaris putus .”Kata Bonda Yonarno Kepada Matalensa.id,Selasa (30/04)

Ia membahkan bahwa saat ini kendaraan baik roda 2 maupaun roda 4 sudah tidak boleh untuk melintasi jembatan tersebut karna ujung jembatan tersebut sudah ambruk .
“Kendaraan saat ini pak kita terpaksa stopkan total,untuk demi keselamatan mereka,karna menurut informasi jembatan sudah ada yang berluban,dan takutkan nanti jika ada kendaraan yang menyebran nanti jatuh “Jelas Bonda Yonarno

Bonda Yonarno,kembali menbahkan bahwa kejadian tersebut dimulai sejak kemarin sore dan setelah ashar air itu naik,namun malam hari tadi airnya mulai surut.Dan tadi naiknya sekitar jam 09.00 pagi,hingga sampai saat ini.Dan menurutnya bahwa banjir ini merupakan banjir yang paling terparah selama ini.
“Tadi malam sempat surut pak,namun pagi tadi pas saya kembali melihat airnya sudah kembali naik.”Kata Bonda Yonarno
Untuk diketahui bahwa untuk saat ini belum ada korban jiwa ,namun korban material di perkirakan jutaanrupiah.Dan saat ini Tagana dari Kabupaten Mamuju dan para tim rewalan berusahan melakukan evakuasi kepada korban banjir yang masi terperangkat dalam rumahnya. (dyf)


