spot_img
Saturday, April 18, 2026

Polemik Embungan Air Ditappalang, Kepala Satker PJSA Sulbar angkat Bicara

spot_img

MAMUJU,MATALENSA.ID- pembangunan Embungan air di Desa Tappalang kecamatan Tappalang Kabupaten Mamuju yang di bangun tahun 2018 lalu kini menuai sorotan dari masyarakat.

Hal itu diduga karena embungan itu belum memiliki dampak yang positif kepada masyarakat sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut kepala Satker PJSA Sulbar Muhammad Asdar mengatakan tujuan untuk embungan air itu untuk mengantisipasi saat musim kekeringan air atau musim kemarau yang panjang.

Hal tersebut di sampaikan Muhammad Asdar saat di konfirmasi oleh Matalensa.id di kantornya,Selasa (27/4)

Menurutnya bahwa untuk fasilitas pemanfaatannya dari embung itu bukanlah tanggung jawab kami satker PJSA sulbar

“Kami hanya menyediakan tempat itu, kemudian mengenai salurannya bukanlah kewenangan kami,” kata Muhammad Asdar

Lanjutnya, pemerintah daerah bisa juga manfaatkan itu dengan cara membangunkan jaringan agar itu dapat di gunakan

“Pemda bisa juga membangunkan jaringan agar air di embungan tersebut bisa manfaatkan untuk masyarakat” Ujarnya

Sementara itu Arifin selaku PPK menambahkan bahwa tujuan pembangunan embung sebagai antisipasi terjadi musim kemarau yang panjang.

” Jadi embungan itu sebagai tempat menampung air, yang sewaktu-waktu dapat di manfaatkan” ujar Arifin

Namun kata Arifin, untuk azas manfaatnya perlu membangun jaringan terlebih dahulu.

lalu siapa yang harus membangunan jaringan untuk embungan itu, pemerintah daerah bisa, kemudian satker PJPA boleh karena mengenai air baku.

Karena kata Arifin tidak semua progaram di satker PJSA itu selalu singkrong dengan Instasi yang menangani air baku, karena kami juga memiliki kewenangan masing-masing.

“Kami berharap agar pemerintah daerah bisa memanfaatkan embungan itu dengan membangun jaringan kalau memang masyarakat sangat membutuhkan.”Tutupnya (mus/dyf)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler