spot_img
Thursday, October 8, 2026

Pertamina Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

spot_img

JAKARTA, MATALENSA.ID — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membawa UMKM binaannya, Maskerade, memperkenalkan wastra Sulawesi Selatan dalam ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC).

Maskerade terpilih melalui proses kurasi untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam pameran kerajinan dan produk kreatif berskala nasional yang berlangsung 7–11 September 2026.

Brand fashion dan kerajinan tangan asal Makassar yang didirikan Nana Ibrahim sejak 2017 itu mengembangkan kain tradisional menjadi produk modern yang dekat dengan gaya hidup generasi muda.

Maskerade memadukan wastra Nusantara, seperti Sutra Sengkang dan Tenun Toraja, dengan desain kontemporer. Selain busana, Maskerade juga memproduksi berbagai aksesori dengan memanfaatkan material ramah lingkungan, termasuk limbah botol kaca yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Dalam proses produksinya, Maskerade melibatkan penjahit dan pengrajin lokal. Produknya kini dipasarkan melalui gerai resmi di Nipah Park Makassar dan telah menjangkau pasar internasional, di antaranya Malaysia, Jepang dan Belanda.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan keikutsertaan Maskerade di INACRAFT menjadi bagian dari upaya Pertamina membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaannya.

“Maskerade menunjukkan bagaimana kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang punya nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Lilik.

Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan proses berkelanjutan, termasuk penguatan merek, akses pasar, kesempatan memperkenalkan produk serta membangun jejaring bisnis.

Sementara itu, Nana Ibrahim mengatakan sejak awal Maskerade ingin membuktikan bahwa kain tradisional dapat tampil modern dan diterima generasi muda.

“Kesempatan mengikuti INACRAFT memberi kami ruang untuk bertemu pasar baru, memperkenalkan karya, sekaligus melihat peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan ke depan,” kata Nana.

Ia menambahkan, keterlibatan pengrajin dan penjahit lokal menjadi bagian penting dalam setiap produk Maskerade.

“Setiap produk punya cerita tentang kain, pengrajin, daerah asal, dan proses bagaimana semuanya menjadi produk yang bisa dipakai sehari-hari,” tambahnya.

Melalui INACRAFT 2026, Maskerade diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, membuka peluang kolaborasi serta memperkenalkan potensi wastra Sulawesi Selatan ke pasar yang lebih luas.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong UMKM binaannya melalui peningkatan kapasitas, penguatan branding dan perluasan akses pasar agar produk lokal memiliki daya saing dan mampu berkembang lebih luas. (*)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler