MAMUJU, MATALENSA.ID –– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju mulai memperkenalkan bahasa daerah Mamuju ketingkat nasional, melalui kegiatan sosialisasi lomba penulisan dan penerjemahan cerita anak berbahasa daerah, ke bahasa indonesia.

Kegiatan tersebut di fasilitasi balai bahasa provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di aula kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Kamis (4/5).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Fauzan Basir mengatakan, kegiatan ini selain silaturahmi, juga untuk fasilitasi teman-teman dari balai bahasa terkait penulisan- penulisan cerita anak yang berbahasa daerah ke bahasa indonesia.
“Kami fasilitasi dan kami undang pegiat literasi yang ada di Kabupaten Mamuju,” kata Fauzan Basir saat ditemui usai kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan Mamuju menghadirkan sebanyak 8 komunitas literasi yang ada di Kabupaten Mamuju.
“Ada Teras Saksara, Kamar Literasi, Forum Lingkar Pena, Senyawa Kalukku dan beberapa komunitas literasi lainnya,” pungkas Fauzan.

Fauzan, menbahkah untuk perlombaan bahasa daerah nantinya, pihaknya akan membuka ruang kepada semua bahasa daerah yang ada di Kabupaten Mamuju.
“Semua bahasa daerah yang ada di Kabupaten Mamuju, penting untuk di sosialisasikan. Penting untuk di publikasikan sehingga kita fokus untuk semua bahasa daerah asli yang ada di kabupaten Mamuju,” terangnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan untuk penggolongan bahasa daerah tidak ada klasifikasi semua bahasa daerah kita akomodir.
“Ada bahasa Mamuju, bahasa kalumpang, bahasa tapalang dan semua bahasa daerah di Kabupaten Mamuju kita buka selebar-lebarnya, karena kegiatan ini dalam konteks Kabupaten,” jelas Fauzan.
Olehnya itu, Kadis Perpustakaan Mamuju ini mendorong bahasa lokal daerah yang ada di Kabupaten Mamuju, untuk lebih di kenal seperti di daerah-daerah lain yang lebih dulu terdaftar di balai bahasa.
“Makanya kita harus dorong bahasa lokal disini supaya ada yang bisa bicara di tingkat nasional dalam konteks Mamuju,” tutupnya. (*)


