MAMUJU,MATALENSA.ID—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),gelar Pertemuan rutin tahunan perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulbar sebagai upaya sinergitas transformasi inovasi yang diselenggarakan di Ball Room Hotel d’Maleo,Kamis (05/12)
Kapala Perwakilan BI Sulbar Budi Sudaryono mengucapkan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan ekonomi di sulbar.
“Keberadaan Bank Indonesia sendiri di Sulbar adalah untuk memperkuat ketahanan dan mendorong perekenomian Sulawesi Barat untuk itu kami tetap berharap dukungan seluruh pihak,”tuturnya.
Budi juga memaparkan evaluasi kerja BI ditahun 2019 mencakup tantangan produktifitas, perbaikan pola belanja, prospek PDRB Sulbar, Parawisata sebagai suplemen ekonomi, rekomendasi kebijakan dan sebagainya.
Diketahui bahwa untuk menyongsong perekonomian di Sulawesi Barat pihak BI akan melakukan sharing pengembangan pariwisata dengan narasumber pemerintah kabupaten banyuwangi.
Dalam hal ini akan diceritakan Success Story pengembangan pariwisata dari pusat studi pariwisata UGM sebagai upaya optimalisasi wisata sulawesi barat, semoga melalui kegiatan ini akan mendorong perekonomian Sulbar yang maju dan malaqbi, Tandasnya.
Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Hj. Enny Angreany pada sambutannya mengatakan menguatkan sinegitas sehingga mencapai target untuk mewujudkan Sulbar yang tetap malaqbi memang perlu untuk terus dibangun bersama.
“Saya kira dengan sudah adanya Bank Indonesia (BI ) di Sulbar bisa membawa perekonomian di Sulbar ini bisa lebih baik lagi,dan akan semaking meningkat dengan berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh BI,dan ini betul meraka lakukan demi kemajuan Sulbar.”Terang Enny
Menurut Enny salah satu yang menarik pada pertemuan tahun ini,itu adalah diskusi dengan berbagi pengalaman dan berbagi saran dengan Kabupaten Bayu Wangi Jawa Timur,kita tau bahwa Kabupaten Bayu Wayi itu salah satu Kabupaten yang kecil,yang tadinya tidak ada bernilai apa-apa di Indonesia ini,dengan potensi kebersamaan dengan cara meningkatkan budaya yang ada di Bayu Wangi itu,sehingga bisa terkenal di Internasioanal.
“Saya ingin mengikuti diskusi ini,karan saya ingin tau bagaimana saya bisa dapat ilmunya lalu saya aplikasikan di Sulbar ini,namun ada sesuatu acara maka saya tidak ikut.”Tutup Enny (dyf)


