MAMUJU, MATALENSA.ID -– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju menggandeng 15 pelaku UMKM di acara Mamuju Reader and Writer Festival, Sabtu (16/9)
Meski kegiatan literasi, Dispusip Mamuju tampaknya tak ingin melewatkan keterlibatan pelaku usaha kecil. Terlihat, mereka menyiapkan lokasi khusus agar para pelaku UMKM dapat menjajakan dagangannya dengan leluasa.
Lokasi itu berada di depan pusat kegiatan. Di sana, belasan gerai dibangun berderet dengan produk yang berbeda. Ada yang menjual makanan, minuman, hingga sejumlah produk kemasan lainnya.

Hal itu pun membuat Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi yang hadir membuka acara menjadi kagum. Awalnya dia menawarkan agar kegiatan itu dilaksanakan di lantai III kantor bupati saja. Itu lantaran Dispusip Mamuju tidak memiliki kantor yang representatif.
Namun, Kepala Dispusip Mamuju, Fauzan Basir menolak dengan sejumlah pertimbangan. Benar saja, pilihan itu tak mengecewakan. Sutinah bahkan memberikan apresiasi atas keputusan itu.
“Ternyata disini lebih keren. Ada UMKM juga. Kalau di lantai III mungkin UMKM tidak bisa kita libatkan. Di sini adem, ada UMKM juga, keren,” ujar Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi dalam sambutannya.
Kepala Dispusip Mamuju, Fauzan Basir menjelaskan, pelibatan UMKM dalam Mamuju Reader and Writer Festival merupakan instruksi dari Bupati Mamuju.
Di setiap momentum, kata dia, OPD diminta untuk melibatkan pelaku UMKM. Olehnya, dia kemudian membangun komunikasi agar pelaku usaha itu bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Ini amanah bupati. Setiap aktivitas selain literasi, kita juga berupaya menghidupkan pelaku usaha kecil, khususnya UMKM. Sehingga kita membangun komunikasi dan menghadirkan kurang lebih 15 UMKM,” pungkas Fauzan. (adv)


