MAMUJU,MATALENSA.ID–Masa pemulihan pasca gempa 6,2 SR yang mengguncang Kab. Majene dan Kab. Mamuju berlangsung secara bertahap salah satunya Quick Assement yang dilakukan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR di Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (03/04).

Didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. M. Muflih B. Fattah, MM, tim assesment dipimpin langsung oleh Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, H. Iwan Suprijanto, ST., MT bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat, Normansjah Wartabone, ST., M.Si dan PPK Bina Penataan Bangunan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat, Harmin, ST.
Ada dua titik yang disurvey oleh tim assesment, titik pertama; gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat meliputi gedung Sekretariat/Bimas, gedung aula/Bimas Islam, dan gedung BidangPHU/Madrasah. Titik kedua meliputi gedung sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Mamuju dan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Mamuju.
Disela-sela assesment, H. M. Muflih, kepada tim humas mengatakan assesment yang dilakukan terkait tingkat kerusakan.

“Jadi mereka yang merekomendasikan apakah gedung tersebut layak digunakan atau tidak,”ucap beliau.
Sementara itu, H. Iwan Suprijanto mengungkapkan kajian yang dilakukan terkait dengan struktur bangunan. “Melihat kondisi struktur dari masing-masing bangunan di Kanwil ini masih baik dan aman untuk ditempati,” ungkap Direktur Prasarana Strategis.

Menjelaskan hasil assesment H. M. Muflih mengungkapkan, “Dengan adanya rekomendasi kondisi gedung yang masih layak ditempati oleh Pak Direktur maka Selanjutnya gedung Kanwil akan dibersihkan dan dibenahi untuk persiapan pemindahan kerja tempat kembali ke dalam gedung,” jelas Kakanwil.

Sementara untuk Gedung MAN 1 Mamuju dan MTsN 1 Mamuju, menurut Direktur Prasarana Strategis ada beberapa titik gedung yang perlu di rehabilitasi.(ric/lyn/arm)
(Adventorial )


