spot_img
Monday, October 19, 2026

Sat Resnarkoba Polres Mateng Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepalajar SMA Negeri 1 Topoyo

spot_img

Matalensa.id – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan generasi muda, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mamuju Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalah gunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SMA Negeri 1 Topoyo, Desan Waeputeh, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (19/10/2026), pukul 10.00 WITA.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah di bawah arahan Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Dr. Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba IPTU I Made Juliartono, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Satresnarkoba serta para siswa SMA Negeri 1 Topoyo.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pengertiannarkoba, jenis-jenis narkotika dan obat-obatan berbahaya, ketentuan hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan, perkembangan mental, pendidikan, dan masa depan generasi muda.

Kasat Resnarkoba IPTU I Made Juliartono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar agar mampu mengenali bahaya narkoba serta menghindari perilaku yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Ia juga mengingatkan para siswa agar mewaspadai penyalahgunaan obat-obatan tertentu, termasuk tramadol yang kerap disalahgunakan, serta minuman beralkohol. Para pelajar diimbau untuk tidak mencoba, menggunakan, menyimpan, maupun mengedarkan narkoba dan obat-obatan tanpa hak, serta menghindari lingkungan pergaulan yang berpotensi mendorong perilaku berisiko.

Penyampaian materi dilaksanakan secara dialogis melalui sesi tanya jawab antar personel Satresnarkoba dan para siswa. Melalui metode tersebut, para pelajar diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai jenis-jenis narkoba, dampak penggunaannya, tindak pidana yang berkaitan dengan narkoba, serta faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan minuman beralkohol.

Dalam kesempatan itu, para siswa juga diingatkan bahwa dampak penyalahgunaan narkoba dapat berlangsung dalam jangka panjang. Oleh karena itu, seseorang yang pernah menggunakan narkoba dan telah berhenti tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatannya serta mencari bantuan tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Kurangnya pemahaman, pengaruhteman sebaya, rasa ingin tahu, tekanan pergaulan, serta keinginan untuk mencoba merupakan sejumlah faktor yang perlu diwaspadai dan diantisipasi bersama.

Melalui kegiatan sosialisasi P4GN ini, diharapkan para siswa SMA Negeri 1 Topoyo semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkoba, mampu mengambil keputusan yang positif dalam pergaulan, serta berani menolak ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Mamuju Tengah dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba melalui pendekatan edukatif, preventif, dan humanis.

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga dan lingkungan pendidikan, untuk bersama-sama melindungi generasi muda demi terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat,aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler