Mateng,Matalensa.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamuju Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak. Kegiatan ini berpusat di Pelataran Tugu Benteng, Desa Tobadak. Senin (21/9/2026).
Langkah ini diambil sebagai respons cepat, pemerintah daerah atas instruksi Dinas Ketahanan Pangan Prov Sulbar guna memeriahkan hari jadi provinsi sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr.Askary menyampaikan bahwa, pelaksanaan GPM ini menjadi instrumen penting untuk meringankan beban ekonomi warga. Terlebih, kondisi cuaca akibat musim kemarau saat ini memicu penurunan produktivitas dan hasil panen para petani di daerah.
“Dilaksanakannya Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat kita serta pemenuhan kebutuhan pangan pokok. Apalagi ditambah lagi musim kemarau, tentu tingkat produktivitas petani hasilnya berkurang karena faktor cuaca,” ujar Askary
Mengenai harga, Askary menjelaskan bahwa komoditas yang dijual di GPM ini memiliki selisih harga yang lebih murah dibanding harga pasar normal karena adanya subsidi langsung dari pemerintah.
“Berbagai jenis bahan pokok yang disediakan bagi warga di antaranya: Beras Malolo takaran 10 kg, Beras SPHP takaran 5 kg, Minnyak Kita, Minyak Goreng Sedap,Tepung Kompas,Cabai,telur dan Bawang merah, Bawang putih ini penyumbang inflasi terbesar di daerah” sambungnya
Lebih lanjut,Askary membeberkan GPM kali ini Pemda Mamuju Tengah menyiapkan kurang lebih 30 ton beras disatu titik dan akan menyusul di 12 titik berikutnya. Program GPM ini merupakan program Provinsi yang berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten dalam mengatasi kemiskinan dan stunting.
Askary berharap, dengan adanya GPM dapat mengurangi beban masyarakat terhadap pangan dan kebutuhan pokok masyarakat. Melalui sinergi ini, stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga pangan dapat terus terjaga secara berkelanjutan
Perlu diketahui hadir pada kegiatan tersebut: Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr Askary, Sekretaris Daerah Litha Febriani para Kepala Dinas, perwakilan Polres Mamuju Tengah, serta Sekretaris DPRD Kabupaten Mamuju Zakaria. (*)


