MAMUJU,MATALENSA.ID——Kapal perang milik TNI AL di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) II yang sedang sandar di Dermaga Mako Lanal Mamuju, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menarik perhatian bagi masyarakat khususnya para pelajar yang ada di Kota Mamuju.
Baca Juga : https://matalensa.id/2019/04/29/kanwil-kemenag-sulbar-buka-stqh-viii-lingkup-sulbar/
Daya tarik kapal perang yang sandar di Lanal Mamuju ini dimanfaatkan masyarakat dan ratusan pelajar sekolah diMamuju hanya untuk melihat langsung dan mengenal kapal perang KRI Pulau Rimau-724, Senin (29/04).

Diketahui bahwa Pelajar Sekolah Dasar Inpres Simboro Kabupaten Mamuju, Sekolah Dasar Inpres Rimuku dan SMK Rangas Mamuju,dengan didampingi oleh para guru masing-masing sekolah dan Perwira Lanal Mamuju mengunjungi KRI Pulau Rimau-724 yang sandar di Dermaga Mako Lanal Mamuju saat melaksanakan tugas pengamanan ALKI II NKRI dan Pasca Pemilu 2019 di perairan Sulbar.
Sebanyak 126 pelajar SD Inpres Simboro dan 26 pelajar SD Inpres Rimuku,serta 30 pelajar SMK Rangas begitu antusias untuk mengetahui seluk beluk kapal perang yang berjenis kapal Penyapu Ranjau ini.
Mereka didampingi Kepala sekolah dan masing-masing 3 orang guru dari SD Inpres Simboro yang rata-rata juga belum pernah melihat langsung dan mengunjungi kapal perang.
Kunjungan anak sekolah ke KRI Pulau Rimau-724 dalam rangka membina potensi maritim, jadi anak-anak yang masih muda ini, diperkenalkan dengan alusista TNI AL, sehingga hal ini akan menumbuhkan minat belajar mereka.
“Kami sangat senang dengan adanya masyarakat dan pelajar yang ingin berkunjung ke KRI, tujuan kami open ship untuk memperkenalkan Tugas dan tanggung jawab TNI AL khususnya KRI dan membina potensi maritim penerus bangsa.”Ucapa Mayor Laut (P) Marthen
Dalam kunjungan tersebut para pelajar diajak berkeliling keseluruh bagian KRI Pulau Rimau-724, seluruh siswa/siswi antusias saat sudah di dalam KRI Pulau Rimau-724 saling berlomba untuk menanyakan kepada Prajurit KRI dan Prajurit KRI memberi penjelasan dari pertanyaan siswa/siswi ke kapal Perang tentang fungsi peralatan yang ada di kapal seperti persenjataan dan alat-alat yang ada di KRI. (rls/dyf)


