MAMUJU, MATALENSA. ID—Soal pembukaan jalan yang menghubung antara Desa Tanete Pao dengan Desa Labuang Rano, Kecamatan Tapalang Barat,Kabupaten Mamuju yang kini memperhatinkan.
Hal tersebut membuat salah satu tokoh pemuda Desa labuang Rano di dusun Tinaungan Dedi Kurniadi,menjelaskan bahwa kondisi jalan yang
kini sudah menghabiskan anggaran yang begitu banyak namun kendaraan roda 2 pun tak dapat tembus keatas akibat ketinggian tebing yang tidak di breker oleh rekanan sehinggan mengakibatkan pengendara roda 2 banyak yang terjatuh.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi pembukaan jalan tersebut, karna bukannya memudahkan akses malah membahayakan masyarakat yang menggunakan rodo 2 yang memaksa kendaraanya naik keatas.” Jelasnya Dedi Kepada Matalensa.id Senin (11/02)
Dedi meminta kepada pemerintah Kabupaten Mamuju,dalam hal ini Kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju agar bisa kembali memanggil rekanan tersebut untuk memperbaiki ulang jalan tersebut mengingat jalan penghubung tersebut sangat mengalami ketinggian yang sangat ekstrim,ungkap Dedi
“Kami harap kepala dinas bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut yang di kerja asal-asalan oleh perusahaan CV.Marjan mengingat pihak PPK yang memgawasi langsung pekerjaan ini mengeluarkan berita acara PHO yang menjadi dasar pembayaran 100% kepada rekanan namun pekerjaannya tidak maksi mal.”Jelas Dedi
Diketahui pembukaan jalan penghubung di desa tersebut sepanjang 6 kilo,namun hanya yang di kerjakan oleh rekanan hanya 2 kilo meter.(irw/dyf)


