spot_img
Sunday, April 19, 2026

Melalui Broadcast Whatsappnya,Hajrul Malik Ralat Pengklaiman Garbi Sulbar di Acara Dialog Literasi

spot_img

MAMUJU, MATALENSA. ID – Menuai kritik dari para pegiat Literasi di kota Mamuju terkait postingan yang memuat pengklaiman atas dialog literasi yang diselenggarakan di warkop teras Mamuju, Senin (11/02),bahwa dimana penggagas kegiatan berasal dari GARBI SULBAR oleh Hajrul Malik dijawab dengan Broadcast via pesan WhatsAppnya  permintaan maaf Garbi Sulbar.

Hajrul Malik dalam postingan sebelumnya di akun Facebook pribadinya menulis bahwa kegiatan dialog literasi yang diselenggarakan tersebut diapresiasi oleh seratus pegiat literasi yang digagas oleh Garbi Sulbar

“Surprise lebih dari 100 pegiat literasi se-Sulawesi Barat berkumpul di sebuah kedai kopi sederhana “Teras Mamuju” untuk #ngopibareng sore ini (Senin,11/2) yang digagas GARBI SULBAR” tulis Hajrul Malik, dalam postingan facebooknya yang turut disebar ke grup-grup WhatsApp

Atas hal kejadian  tersebut, Hajrul Malik meminta maaf melalui Broadcast via pesan WhatsApp yang menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesalahan penulisan dari tim official fahri hamzah, yang olehnya langsung mengcopy link dan disebarkan.

“Atas salah penulisan terkait penggagas kegiatan diskusi atau ngopi inspirasi hari ini, sama sekali GARBI tidak terlibat,
Itu murni salah tulis, tidak ada maksud mengklaim. Jadi itu tadi saya copy link dari group GARBI Gorontalo Mamuju (official team),” sebut broadcast WhatsApp dari Hajrul Malik.

“Murni, salah penulisan. Saya berterima kasih kawan – kawan penggiat literasi Mamuju, teras Mamuju dan kantor perpustakaan serta elemen lainnya yang terlibat. GARBI sama sekali tidak ada panggung diskusi tadi atau ngopi inspirasi. Itu murni usaha kawan – kawan penggiat literasi.Acara GARBI hanya di Maleo malam ini. Sekali lagi permohonan maaf atas kesalahan penulisan,” lanjut broadcast WhatsApp tersebut

hingga berita ini dimuat, belum ada upaya pertemuan langsung oleh hajrul malik dengan panitia pelaksana dialog literasi untuk mengklarifikasi secara utuh klaim sepihak sebelumnya. (ikb/dyf)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler