spot_img
Monday, October 5, 2026

Memda Mateng Salurkan Beasiswa Kuaat Ke 1.143 Penerima SD dan SMP

spot_img

Mateng,Matalensa.id – Sebanyak 1.143 siswa SD dan SMP di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali menerima bantuan pendidikan melalui program beasiswa KUAAT tahun 2026 Panduan Kota & Daerah.

Program yang menyasar siswa kurang mampu dan berprestasi tersebut disalurkan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp540 juta. Penyaluran perdana dilakukan di Kecamatan Topoyo, Senin (5/10/2026). Dari total penerima di Kabupaten Mamuju Tengah, sebanyak 294 siswa SD dan SMP di Kecamatan Topoyo tercatat sebagai penerima bantuan.

Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengatakan program tersebut kembali dilanjutkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Seperti tahun sebelumnya, tahun ini program KUAAT kembali berlanjut. Total penerima tahun ini di Mamuju Tengah sebanyak 1.143 siswa. Untuk Kecamatan Topoyo sendiri, siswa SD-SMP yang menerima beasiswa ada sekitar 294 siswa,” kata Arsal.

Besaran bantuan yang diterima siswa berkisar antara Rp450 ribu hingga Rp500 ribu per orang. Menurut Arsal, jumlah penerima tahun ini juga mengalami sedikit peningkatan dibandingkan penyaluran pada tahun sebelumnya.

Penyaluran bantuan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap di lima kecamatan di Mamuju Tengah.

Arsal menegaskan, program KUAAT tidak semata-mata ditujukan untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mencegah anak berhenti sekolah karena persoalan biaya.

“Kami tidak ingin ada anak-anak yang putus sekolah akibat kurang mampu. Kami juga meminta kepada kawan-kawan wartawan untuk memberitahukan kepada kami jika masih ada anak-anak di Mateng yang putus sekolah karena keterbatasan biaya,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban orang tua sekaligus membuat siswa lebih leluasa mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah, Marhuddin, menjelaskan bahwa penerima beasiswa KUAAT harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Salah satunya, siswa yang telah menerima Program Indonesia Pintar (PIP) tidak diperbolehkan menerima beasiswa KUAAT. “Jadi, sesuai regulasi, siswa yang menerima beasiswa PIP tidak boleh lagi menerima beasiswa KUAAT,” jelas Marhuddin.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui layanan Bank Sulselbar sehingga dana dapat diterima langsung oleh penerima sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Marhuddin berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi dorongan bagi siswa untuk mempertahankan semangat belajar.

“Kami berharap dengan adanya beasiswa ini, siswa-siswa kita menjadi termotivasi untuk terus mengikuti pembelajaran dengan baik di sekolah. Apalagi, mereka inilah yang akan menjadi penerus kita dalam membangun daerah kita ke depan.” Tutupnya (*)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler