spot_img
Tuesday, September 8, 2026

Diresmikan Awal 2024, Gedung Baru Puskesmas Salupangkang Retak

spot_img

Mateng,Matalensa.id – Kondisi gedung UPTD Puskesmas Salupangkang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menjadi perhatian setelah ditemukan keretakan pada sejumlah bagian bangunan.Senin (07/09/2026)

Keretakan tersebut terlihat di beberapa ruangan pasien di lantai satu. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga pasien yang berada di dalam gedung pelayanan kesehatan tersebut.

Gedung baru UPTD Puskesmas Salupangkang diketahui baru diresmikan pada 29 Januari 2024. Namun, setelah digunakan, sejumlah bagian bangunan kini dilaporkan mengalami keretakan.

Salah seorang keluarga pasien, Poniman, berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait.

Menurutnya, kerusakan pada bangunan fasilitas kesehatan tidak boleh dianggap sepele, terlebih puskesmas merupakan tempat pelayanan masyarakat yang setiap hari digunakan pasien dan tenaga kesehatan.

“Kalau kondisinya begini semua orang kan khawatir. Semisal kalau ada gempa, bagaimana mengevakuasi pasien kalau tiba-tiba ambruk,” ujar Poniman.

Kekhawatiran tersebut juga berkaitan dengan kondisi wilayah Sulawesi Barat yang pernah terdampak gempa bumi. Karena itu, ia berharap pemerintah segera memastikan tingkat keamanan gedung tersebut.

“Kalau bisa secepatnya pemerintah merestui, ya mesti harus dibangun ulang, Pak,” katanya.

Poniman menilai, apabila keretakan pada bangunan tergolong serius, penanganannya tidak cukup hanya dengan melakukan perbaikan pada bagian yang terlihat rusak.

Ia meminta pemerintah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab dan tingkat kerusakan bangunan.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk menentukan apakah gedung masih aman digunakan atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan rehabilitasi maupun pembangunan kembali.

Di sisi lain, kondisi gedung yang relatif masih baru tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab munculnya keretakan. Pemerintah daerah dan pihak teknis terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang simpang siur.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah maupun pihak terkait mengenai penyebab keretakan, hasil pemeriksaan kondisi struktur bangunan, serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Masyarakat berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan keselamatan pasien maupun tenaga kesehatan dapat terjamin. (*)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler