spot_img
Tuesday, July 21, 2026

Lindungi Ekosistem Laut, Pertamina Trans Kontinental Gandeng Elemen Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai di Bitung, Sulawesi

spot_img

BITUNG, MATALENSA.ID — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, menjaga ekosistem laut. Salah satunya, melalui aksi bersih-bersih pantai atau coastal clean up di wilayah Pantai Tangkoko, Batuputih Bawah, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Kolaborasi tersebut meliputi PTK dan Pertamina Group sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Bitung, Pemerintah Daerah setempat seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta elemen penggerak masyarakat seperti Lurah, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Selain itu, komunitas, masyarakat dan siswa-siswi sekolah dasar.

Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi mengungkapkan, kegiatan coastal clean up dilakukan untuk menjaga kebersihan wilayah pesisir dari sampah terutama sampah plastik. Pasalnya, sampah yang berasal dari pantai akan terbawa ombak ke lautan, dan tanpa sengaja dapat dikonsumsi oleh biota laut.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya
memahami pentingnya menjaga lingkungan, secara langsung mengambil tindakan nyata
untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir. Perubahan besar selalu dimulai dari tindakan-
tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” jelas Eko di sela acara Coastal Clean Up and Coastal Education, di Bitung, Sabtu 18 Juli 2026.

Pantai Tangkoko memiliki peran strategis dalam ekosistem laut di dunia. Berdasarkan studi Seascapes Working Group CTI-CSS, pantai ini merupakan Coral Triangle atau pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Sehingga, aksi kolaboratif ini diharapkan mampu mengembalikan peran vital Pantai Tangkoko sebagai destinasi wisata populer di Sulawesi. Dengan kondisi pesisir yang bersih, diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan dampak berganda (multiplier effect) untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Senada itu, Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, menambahkan, kehadiran PTK di Sulawesi, khususnya Kota Bitung, dapat menjadi kontribusi positif dalam menjaga ekosistem maritim yang bersih demi masa depan industri pelayaran yang lebih hijau.

“Sebagai pilar utama dalam industri maritim, kesehatan ekosistem laut menjadi prioritas jangka panjang bagi PTK. Komitmen keberlanjutan tersebut memastikan operasional industri dan kelestarian alam dapat berjalan beriringan,” pungkas Dewi.

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler