MAMUJU, MATALENSA.ID – Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka (SDK), menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan melalui penguatan pendidikan kesehatan yang digagas Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Mamuju.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Poltekkes Kemenkes Mamuju yang dipimpin Direktur Dr. Fajrillah Kolomboy, S.Kep., Ns., M.Kep, didampingi Wakil Direktur I, II, dan III, di ruang kerja Gubernur Sulbar, Senin (15/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Dr. Fajrillah menjelaskan bahwa selain bersilaturahmi dan memperkenalkan jajaran pimpinan yang baru dilantik, pihaknya juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Kelas Daerah di lima kabupaten/kota se-Sulawesi Barat melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan kesehatan sekaligus mendukung pemerataan tenaga kesehatan yang kompeten di seluruh wilayah Sulbar.
Menanggapi hal itu, Gubernur Suhardi Duka menyambut positif rencana tersebut dan menilai program Kelas Daerah sejalan dengan upaya peningkatan kualitas SDM kesehatan di Sulawesi Barat.
“Rencana kelas daerah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang berkualitas dan dapat ditindaklanjuti di lima kabupaten/kota nantinya,” ujar SDK.
Komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar terhadap pengembangan SDM kesehatan juga ditunjukkan melalui pemberian bantuan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan di Poltekkes Kemenkes Mamuju. Selain itu, Pemprov Sulbar juga mendukung beasiswa bagi mahasiswa Jurusan Keperawatan yang dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri, termasuk Jepang.
Menindaklanjuti arahan gubernur, pada Rabu (17/6/2026), Direktur Poltekkes Kemenkes Mamuju bersama Wakil Direktur I dan III melakukan kunjungan ke sejumlah daerah. Mereka diterima langsung oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, S.IP, serta melakukan pertemuan dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bupati Majene, Dr. H. Andi Ahmad Syukri, SE., MM.
“Alhamdulillah, Bapak Bupati Polman merespons baik program ini. Kami juga telah melakukan pertemuan dan penandatanganan MoU bersama Bapak Bupati Majene sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan kesehatan di daerah,” kata Dr. Fajrillah.
Ia menambahkan, pihaknya akan melanjutkan sosialisasi program tersebut ke kabupaten lain di Sulbar guna memastikan kebutuhan dan pemerataan tenaga kesehatan dapat terpenuhi.
“Kami berharap seluruh stakeholder dan mitra dapat mendukung program ini. Bersama-sama kita bergerak demi kemajuan kesehatan di Sulawesi Barat. Kami juga mengajak putra-putri Sulbar untuk bergabung bersama kami di Kampus Negeri Poltekkes Kemenkes Mamuju,” tutupnya. (*)


