MAMUJU, MATALENSA.ID – Pengurus Taekwondo Kabupaten Indonesia (PKTI) Mamuju kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup yang berlangsung di Aula Marasa Corner, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin organisasi yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan kualitas atlet.
Sebanyak 180 peserta dari berbagai dojang di Mamuju ambil bagian dalam ujian tersebut. Mereka mengikuti rangkaian materi ujian yang menguji teknik, disiplin, hingga mental bertanding sebagai syarat kenaikan tingkat.
Ketua Panitia, Muh. Fajrin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para sabeum dan sabeum nim, serta orang tua peserta yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa UKT bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari proses panjang latihan yang dijalani para atlet dengan disiplin dan semangat tinggi.
“Kegiatan ini merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap dapat meningkatkan prestasi sekaligus melahirkan atlet-atlet taekwondo yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Mamuju,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Taekwondo Mamuju, Walfaidhin, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya regenerasi atlet melalui pembinaan yang konsisten.
“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang bisa bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional hingga internasional,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk terus menjaga semangat latihan dan tidak cepat puas dengan capaian saat ini.
“Teruslah berlatih, jangan bosan. Persiapkan diri untuk kejuaraan yang akan datang. Dalam waktu dekat, kami juga akan menggelar kejuaraan sebagai ajang pembuktian hasil latihan,” pungkasnya.
Pelaksanaan UKT ini menjadi bukti komitmen Pengurus Taekwondo Mamuju dalam membangun sistem pembinaan atlet yang terstruktur dan berkelanjutan, demi mencetak generasi berprestasi di cabang olahraga taekwondo. (Fjr).


