spot_img
Monday, September 21, 2026

Seorang Pria Dipolman Tegah Menghamili Putri Kandungnya Hingga Melahirkan.

spot_img

Polman,Matalensa.id–  Seorang Pria berusia 45 tahun di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), dicokok  polisi karena diduga menyetubuhi putri kandungnya (27) hingga melahirkan.(𝓓𝓪𝓼𝓪𝓻 𝓸𝓻𝓪𝓷𝓰𝓽𝓾𝓪 𝓷𝓪𝓯𝓼𝓾 𝓼𝓮𝓽𝓪𝓷)

Kasus ini terungkap setelah korban melahirkan, padahal putrinya itu belum punya suami.

Menurut Kapolsek Tinambung AKP Rustam Abdul Gani mengatakan istri tersangka telah melapor ke Polres Polman dan Ditangani  unit pelayanan perempuan dan Anak kemarin.
(𝓗𝓪𝓻𝓾𝓼 𝓹𝓮𝓻𝓽𝓪𝓷𝓰𝓰𝓾𝓷𝓰𝓳𝓪𝔀𝓪𝓫𝓪𝓷 𝓹𝓮𝓻𝓫𝓾𝓪𝓽𝓪𝓷 𝓫𝓮𝓳𝓪𝓽𝓷𝔂𝓪)

“Istri tersangka sudah melapor ke Polres Polman dan ditangani PPA (unit Pelayanan Perempuan dan Anak). Kemarin (korban) sudah dilakukan pemeriksaan oleh Kanit PPA Ipda Mulyono,” kata  Kapolsek AKP Rustam Abdul Gani,  saat konfirmasi, Jumat (14/1/2022).

Lanjutnya kata AKP Rustam bahwa kasus tersebut terungkap berawal dari inforsi korban melahirkan diluar nikah sehingga tetangga korban merasa dengan  hal tersebut, sehingga dilakukan pengecekan.

“Disampaikan bahwa ada salah satu warga yang melahirkan namun tidak diketahui siapa bapaknya. Setelah dilakukan crosscheck ternyata betul ada kejadian seperti itu,” ujar Rustam.
(𝓢𝓮𝓹𝓪𝓷𝓭𝓪𝓲-𝓹𝓪𝓷𝓭𝓪𝓲𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓮𝓶𝓫𝓾𝓷𝔂𝓲𝓴𝓪𝓷 𝓭𝓾𝓻𝓲𝓪𝓷 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓽𝓮𝓻𝓬𝓲𝓾𝓶 𝓫𝓪𝓾𝓷𝔂𝓪)

Menurut Rustam, korban sempat mengatakan ayah bayi yang baru dilahirkannya adalah warga Mamuju dan sudah meninggal dunia. Namun keterangan korban berubah-ubah sehingga membuat polisi curiga.

“Setelah beberapa jam, dia (korban) mengaku dihamili orang (warga) Kalukku. Saat itu pihak keluarga bersepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” terangnya.

Namun, berselang dua hari kemudian, keterangan korban kembali berubah. Baru kemudian korban mengaku dihamili oleh ayahnya sendiri.

“Berdasarkan informasi dari kepala desa, korban mengaku jika yang menghamilinya adalah bapaknya,” beber Rustam.
(𝓙𝓾𝓳𝓾𝓻 𝓲𝓽𝓾 𝓱𝓮𝓫𝓪𝓽 𝓷𝓪𝓴)

Pengakuan dari korban sempat menggegerkan warga setempat. Bahkan, istri pelaku yang tidak lain adalah ibu korban kaget, bahkan meminta pelaku, yang saat itu sedang terbaring sakit, untuk angkat kaki dari rumahnya.
(𝓘𝓫𝓾 𝓶𝓪𝓷𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴 𝓼𝓪𝓴𝓲𝓽 𝓱𝓪𝓽𝓲 𝓳𝓲𝓴𝓪 𝓪𝓷𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓮𝓹𝓮𝓻𝓽𝓲 𝓲𝓷𝓲)

“Setelah ribut, sang istri sudah tidak mau merawat suaminya. Sejak dua bulan terakhir, tersangka jatuh sakit, dia lumpuh membuat kedua kakinya mengecil,” katanya.
(𝓑𝓮𝓻𝓽𝓸𝓫𝓪𝓽𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓣𝓾𝓱𝓪𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓶𝓮𝓵𝓲𝓱𝓪𝓽 𝓼𝓮𝓰𝓪𝓵𝓪 𝓪𝓹𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓻𝓫𝓾𝓪𝓽)

Diketahui, korban sempat meninggalkan rumahnya untuk mengamankan diri. Atas kesepakatan keluarga dan tokoh masyarakat korban akhirnya kembali.

“Sementara tersangka kini menjalani perawatan oleh keluarganya di suatu tempat. Kondisinya juga memprihatinkan,” pungkas Rustam.
(𝓢𝓮𝓶𝓸𝓰𝓪 𝓵𝓮𝓴𝓼𝓪 𝓼𝓮𝓶𝓫𝓾𝓱)

Musraho/hms

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler