MAMUJU,MATALENSA.ID- Pasien Covid-19 kian membeludak, sementara ketersediaan Oksigen di RS Provinsi Salawesi Barat (Sulbar) menipis.
Saat di konfirmasi Direktur RSUD Provinsi Sulbar dr.Indahwari Nusyamsi melalui sambungan telepon genggamnya, Selasa (10/8) mengakui jika RSUD regonal telah penuh pasien covid-19 namun terkendala pada stok Oksigen yang tidak memadai
“Banyak masuk pasien tetapi terkendala pada ketersediaan Oksigen tidak memadai karena harus tiap hari ke Pare-Pare untuk mengambil oksigen, sementara kendaraan tidak ada untuk mengakut itu,” ujarnya
Karena menurut dr.Indah bahwa pada umumnya pasien Covid sangat membutuhkan oxigen mau tidak mau harus tetap ada stok, walaupun itu berutang
“Pasien Covid itu pasti memerlukan oxigen dan itu kita upayakan bagaimana stok Oksigen tetap ada walaupun itu bentuk berutang ke penyedia,” ungkapnya
Padahal menurut dr.Indahwati bahwa bulan Maret lalu sudah masukan berkas permintaan dana untuk di cairkan namun sampai sekarang tidak kunjung cair.
“Kami sudah masukan berkas permintaan dana itu pada bulan Maret lalu sampai sekarang belum juga cair,” ujar dr.Indah
Sementara itu Anggota DPRD Sulbar H.Sudirman menyoroti pihak Pemprov yang di nilai lalai penanganan covid-19.
Jika ini terus berlanjut abaikan boleh jadi masyarakat terpapar semua covid karena penanganannya tidak di sertai dukungan Dana
“Kami sudah tau itu bahwa dana penanganan covid masih di tahan di BPKD, jika itu terus di lakukan justru malapetaka buat pasien yang masuk rakit karena tidak ada Oksigen,” tegas H.Sudirman
Penulis : musraho
Editor. : Redaksi


