spot_img
Sunday, April 19, 2026

Merasa Tidak Adil,Masyarakat Desa Tabolang Tuntut Kades dan Ketua BPD Mundur Dari Jabatannya

spot_img

MATENG,MATALENSA.ID– Diduga Pemerintah desa Tabolang tidak adil dalam pendataan bantuan penanganan dampak covid-19,masyarakat Desa Tabolang minta kepala desa dan Ketua BPD Desa Tabolang Mundur dari Jabatannya.

Hal tersebut di katakan,Suharman selaku koordinator aksi,saat menyampaikan orasinya di depan kantor Desa tabolang kecamatan Topoyo,Kabupaten Mamuju Tengah,Rabu (10/06).

Dimana, Masyarakat desa tabolang menuntut keadilan pemerintah desa untuk transparansi dalam pendataan di Masyarakat terkait bantuan penanganan dampak covid-19 dari pemerintah.

“Saya selaku perwakilan Masyarakat desa tabolang menuntut keadilan dan transparansi dalam mendata di Masyarakat karna kenapa,ada beberapa warga yang betul-betul layak untuk mendapatkan bantuan tersebut namun mereka tidak dapat bantuan apa-apa,”ungkapnya.

Begitu pun kepala Dusun dan RT kata Suharman,mereka yang tau persis kondisi warganya namun tidak dilibatkan dalam pendataan dalam hal bantuan ini bahkan pemerintah desa disinyalir pilih kasih karna kenapa ada sebahagian RT yang dapat ada yang tidak dapat.

Sementara itu,Burhan selaku PJ.Kades Tabolang mengungkapkan bahwa,Kalau soal tuntutan mereka,pihaknya kurang jelas siapa siapa orangnya, karna yang di ajukan tuntutan mereka kemarin ada 66 orang itu,ternyata data yang di berikan itu ada 96 KK.

“Jadi begini,dari data,96 yang di berikan itu, kami sudah kroscek,kemudian kita serahkan ke Sekda namun di antara data yang, 96 itu kita sudah Kroscek kembali,ternyata sudah terdata melalui BST Dinsos dan sebagainya,dan adapun selebihnya itu kami sudah masukkan di JPS,”paparnya.

Masalah keterlibatan pemerintah,tentu sudah dilibatkan semuanya,cuman yang berbuat itu hanya yang ada dalam SK, seperti kepala dusun,relawan dan lain sebagainya yang turun di lapangan.

“Terus terang,kalau semua mau dilibatkan kemudian di belakannya mau menuntut insentifnya kita mau bayar pakai apa,makanya yang kami SK kan itu walau pun hanya sekedar pembeli air minun kami berikan.”Terangnya

Lanjut “Kita berharap bahwa,persoalan ini bisa di selesaikan dengan baik,tentu kami selaku pemerintah desa tabolang memohon Maaf yang sebesar besarnya kepada Masyarakat kami,kalau memang ada keliru di dalamnya yang kami tidak sengaja,karna itulah kami manusia biasa,”harapnya. (Suparman/dyf)

spot_img

Baca juga

- Advertisement -
Terpopiler