Banyak Pilot Nganggur

0
31

MATALENSA.ID–Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan komentarnya terkait maskapai Super Air Jet. Dia menyebut kehadiran maskapai itu bisa membuka banyak lapangan pekerjaan baru.

Ada maskapai baru yang kabarnya akan mengudara di langit Indonesia. Maskapai itu bernama Super Air Jet. Maskapai ini berada di bawah naungan perusahaan bernama PT Kabin Kita Top.

Maskapai Super Air Jet dipimpin CEO Ari Azhari. Nama yang selama ini pernah memegang jabatan penting di Lion Air Group. Saat ini, maskapai tersebut sedang dalam tahap pengajuan izin operasi komersial ke Kementerian Perhubungan.

“Super Air Jet tengah dalam proses Air Operation Certificate atau Izin Operasi Komersial. Yang lain-lain belum bisa disampaikan saat ini,” ungkap Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati.

Menparekraf Sandiaga Uno mengomentari kemunculan Super Air Jet. Ia mengatakan kehadiran maskapai baru ini bisa meningkatkan kepercayaan dan juga lapangan kerja yang terbuka lebar.

“Jadi ini menambah potensi investasi di sektor pariwisata, karena kalau ada yang sudah berani meluncurkan perusahaan penerbangan di saat ini, saya cukup mengapresiasi dan betul betul melihat ini sebagai peningkatan kepercayaan atas pulihnya ekonomi, atas bangkitnya sektor pariwisata dan lapangan kerja yang terbuka,” ungkap Sandiaga Uno dalam acara Weekly Press Briefing di Lobby Lantai 2, Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf Jakarta.

Sandiaga pun menyinggung soal banyaknya pilot dan flight attendant yang menganggur di masa pandemi seperti sekarang. Maskapai Super Air Jet diharapkan bisa jadi salah satu solusi dari masalah itu.

“Karena menurut saya, satu airline ini lapangan kerjanya banyak sekali yang terbuka. Banyak pilot yang tidak bisa terbang, banyak flight attendant juga. Ini merupakan satu peluang bagi kita untuk membuka lapangan kerja,” sambungnya.

Selain membuka lapangan pekerjaan bary, Sandiaga berharap Super Air Jet bisa membantu untuk meningkatkan pergerakan wisatawan domestik.

“Kita harapkan maskapai baru ini bisa membantu pergerakan wisatawan domestik tapi dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Karena sekali lagi fokus kita adalah wisatawan nusantara dan fokus kota adalah meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” tutup mantan Wagub DKI Jakarta ini.

Super Air Jet didirikan atas dasar optimis bahwa peluang pasar khususnya kebutuhan penerbangan dalam negeri (domestik Indonesia) masih ada dan terbuka luas, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial.

“Segmen “kawula muda” akan terus tumbuh pesat dan Super Air Jet bersiap untuk meraih pasar itu melalui konsep “SUPER COST” yakni menawarkan layanan maskapai berbiaya paling hemat, sehingga lebih terjangkau,” ujar Ari.

Super Air Jet didesain dan dipersiapkan agar memungkinkan banyak orang (penumpang) untuk bisa bepergian menggunakan pesawat udara tujuan wisata, pendidikan, pebisnis muda dan mengunjungi ke berbagai kota tujuan favorit.

Fokus utama Super Air Jet menawarkan konsep berbiaya rendah dengan penerbangan langsung antarkota secara point-to-point di pasar domestik dan nantinya dapat merambah ke rute-rute internasional.

Pada tahap awal, Super Air Jet akan mengoperasikan armada generasi terbaru yaitu Airbus 320- 200 yang berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi, yang nyaman di kelasnya, tempat duduk ergonomis.(detik.com)