MAJENE,MATALENSA.ID- Pesta demokrasi Pilkada seharus menjadi sebuah seni kebebasan untuk memilih sesuai dengan hati Nurani sehingga terciptanya pemilu yang damai dan tertib.

Namun hal itu, berbeda yang di alami Rusdi Rahman warga tammero’do kecamatan sendana kabupaten Majene, Ia menjadi korban politik, sehingga harus iklas rumahnya dibongkar karena beda pilihan dengan pemilik lokasi rumahnya.

Di kutip dari berbagai sumber dan viral di madia sosial, bahwa pemilik lokasi tersebut besial SNDY yang ketahui pengusaha kontraktor dan merupakan pendukung pasangan Fatmawati-Lukman.

Diduga Lantaran rasa kecewa karena jagoannya keok melawan AST-Aris dalam pesta pilkada di kabupaten Majene, SNDY Pun meluapkan rasa galau dan memaksa Rusdi Rahman agar rumahnya di bongkar.

Kejadian itu mengundang perhatian dari masyarakat kabupaten Majene, serta Andi Achmad Sukri Tammalele bersama Arismunandar (AST-ARIS) langsung ke Lokasi bersama tim Relawannya untuk bersama-sama membongkar Rumah Rusdi Rahma.

Tiba di lokasi, AST pun langsung memberikan perhatian dan memberikan semangat agar bersabar menghadapi ujian ini.

Selain itu AST melalui tim fasilitator program bedah rumah, Aslan menyiapkan bantuan uang tuna Rp1 juta dan renacananya siap memfasilitasi program bedah rumah tahun depan.

Sementara itu, Rusdin Rahman menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya kepada AST-ARIS dan relawan yang telah memberikan perhatian padanya.

“Saya berterima kasih kepada AST-Aris atas perhatiannya telah meringankan beban biaya selama ini. Semoga belisu diberikan kesehatan dalam mengawal jalannya pemerintahan lima tahun kedepan,” kata Rusdi (mus/dyf)