MAMUJU,MATALENSA.ID-Pengadaan bibit jagung jenis NK 212 pada dinas tanaman pangan dan hortikultura Provinsi Sulbar Diduga banyak Mark Up.

Pasalnya beberapa kelompok tani di Desa Leling,Kecamatan Tommo menerima bibit jagung jenis NK 212 tidak sesuai kebutuhan kelompok tani yang diterima

Menurut Oknum anggota yang enggan di publikasikan namanya mengatakan bahwa beberapa kelompok tani di Desa Tommo menerima bibit jagung jenis NK 212 tidak sesuai jumlah sebenarnya.

“Seharus jata perkelompok itu 15 dos namun yang kami terima hanya 12 dos saja pak,ini merugikan bagi kelompok tani,dan bukan satu kelompok saya mengalami seperti ini pak,hampir semua kelompok tani di desa Leling,”ujarnya saat di temui,Rabu (27/11)

Terkait hal tersebut Kepala Bidang Tanaman Pangan justru upaya menghindari wartawan,bahwa sudah belasan kali ke kantornya namun tidak berada di kantor.

bahkan stafnyapun mengeluh akibat atasan selaku kepala bidang jarang masuk kantor.

Di ketahui bahwa Inspektorat Provinsi telah menyurat Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulbar atas ketidak disiplinan mereka terhadap masuk kantor.

(musraho/dyf)