Foto Lukman Umar Kepala Perw. Ombudsman RI Sulbar

MAMUJU,MATALENSA.ID –Tim Ombudsman RI Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menutup satu pengaduan warga terkait tindakan maladministrasi penundaan berlarut layanan administrasi kependudukan,Kamis (13/06).

Pengaduan ini dinyatakan selesai setelah mendapat penyelesaian dari pihak terlapor (Disdukcapil Polman).

Terkait hal itu Asisten Ombudsman RI Sulawesi Barat , Sekarwuni Manfaati,mengatakan sampai hari ini tim Ombudsman masih sering menerima pengaduan terkait pelayanan di Kantor Catatan Sipil dengan berbagai dugaan maladministrasi.

Hal itu disampaikan Sekarwuni usai menutup pengaduan salah seorang warga Polewali Mandar yang menjadi korban maladministrasi di Kantor Disdukcapil Polman.

“Sepertinya Tim Pencegahan Ombudsman harus membangun sinergi dengan didukcapil untuk memberikan pembekalan khusus tentang pelayanan publik,” ungkap Sekarwuni

Sementara itu pula,Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat, Lukman Umar mengatakan pantauan Tim Ombudsman di beberapa kantor Disdukcapil masih menemukan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan (Admiduk) terbilang masih kacau.

“Terbaru kami lihat proses pelayanan KK dan Akte di Capil Mamuju sistem antrian masih semrawut, pengunjung masih menumpuk di depan meja loket. Bahkan ada nyelonong langsung ke meja operator. Kondisi ini terjadi karena tidak konsisten memfungsikan loket antrian,” jelas Lukman

Lukman pun menilai masih tingginya pengaduan tentang layanan Adminduk yang diselenggarakan oleh Disdukcapil, mengesankan mereka belum siap memberikan layanan yang baik kepada masyarakat.

Karena itu, Lukman secara kelembagaan akan menyampaikan saran secara resmi kepada semua Kepala daerah agar memberikan perhatian segera memperbaiki pelayanan di instansi tersebut.

“ InsyaAllah kita akan minta Bupati menginstruksikan Kadisdukcapilnya melakukan perbaikan agar memenuhi azas-azas pelayanan publik yang baik. Menuju layanan akuntabilitas, profesionalitas, tepat waktu dan kemudahan pelayanan,” ujar Lukman (hms/dyf)