MAMUJU,MATALENSA.ID–-Kampanye akbar calon Presiden 2019 dengan nomor urut 01 Jokowi – Ma’ruf Amin di lapangan Ahmad Kirang Mamuju,Kamis (28/03)

Kampanye akbar tersbut dihadiri partai koalisi pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Sulawesi Barat,dan dihadiri oleh Istri Jokowi,dan para Tim pemengan Nasional yang hadir dalam kampanye akbar tersebut

Diketahui bahwa kampanye akbar tersbut dihadari sekitar ribuan Masyarakat dari perwakilan dari 6 Kabupaten yang ada di Sulbar

Calon Presiden bernomor urut satu ini Jokowi dalam orasi Politiknya di hadapan ribuan masyarakat Mamuju,menyampaikan bahwa di Mamuju ini adalah etalasenya indonesia contoh Indonesia kecil,disi berbagai keberagaman yang berbeda – beda majemu sukunya tidak hanya satu namum banyak,dan agamanya pun juga berbeda – beda dan bahasa juga berbeda- beda dan budanya juga berbeda ,namun tetapi kita tetap satu dalam negara kesatuan republik Indonesia.

“Saya mengajak kepada kita semuanya untuk menjaga keberagaman dalam negara kesatuan,jagan kita beda pilihan saling bermusuhan ,namun mari kita tetap salim menjaga walaupun kita beda pilihan.”Ungkap Jokowi di hadapan masyarakat saat kampanye akbar sore tadi.

Jokowi dalam kampanye akbarnya juga meyingung soal pembangunan infrastruktur jalan yang masih kurang diwilayah Sulawesi Barat, utamanya jalan yang menghubungkan antara kabupaten, provinsi dan jalan Nasional.

“Tadi saya dibisik , bahwa jalan dari Mamuju ke Mamasa dan Tana Toraja itu masih kurang 50 Kilometer lagi, juga Jalan dari Polewali ke Mamasa yang masih kurang 30 Kilometer lagi, semuanya segera akan kita selesaikan,” ungkap Capres dengan Nomor urut 01

Bukan hanya infrastruktur jalan penghubung antar kabupaten, Jokowi juga berjanji akan segera menyelesaikan infrastruktur jalan arteri dalam kota Mamuju yang menghubungkan dengan bandara Tampa Padang

“Jalan arteri dalan kota Mamuju masih kurang 30 Kilometer lagi, ini juga akan kita tuntaskan, secepatnya,” ucap Jokowi

Semuanya itu akan dibangun oleh pria yang kini menjabat sebagai orang nomor 1 di Republik Indonesia, jika ia kembali terpilih menjadi presiden periode 2019-2024 pada pemilu nanti.

“Segera akan kita bangun, kita rampungkan di tahun 2020, kita harus kerja cepat untuk ini. Anggarannya nanti dimasukkan ke APBN,” tandas Capres Petahana itu.(*/dyf)