Foto Kepala BPS Sulbar Saat Gelaar Komfersi Pers di Kamntor BPS lantai 2

MAMUJU,MATALENSA.ID–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),gelar pres rilis terkait dengan perkembangan indeks harga komsumen/inflasi Mei 2018 di provinsi sulawesi barat.Senin (04/06/2018) dikantor BPS Sulbar lantai 2 jalan Martadinata,Kelurahan Simboro,Kabupaten Mamuju.

Kepala BPS Suntono, SE, M.Si,menjelaskan bahwa,berdasarkan hasil survei harga komsumen bahwa di 82 kota di Indonesia pada bualan Mei 2018,menunjukkan bahwa 65 kota mengalami inflasi dan 17 kota deflasi.Dan Inflasi tertinggi terjadi di Tual 1,88 persen dengan IHK 149,87 dan terendah di Purwokarto dan Tengerang yaitu masing -masing 0,01persen,dan Mamuju sendiri menepati urutan ke 36 dari 65 kota yang mengalami inflasi.

“Inflasi di Mamuju pada bulan Mei 2018 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan inflasi 0,38 persen,kelompok makanan jadi,minuman,rokok dan tembakau inflasi 0,16 persen,kelompok perumahan,ait,listrik,gas dan bahan bakar inflasi 0,09 persen,kelompok sandang infalsi 0,13 persen,kelompok kesehatan infalsi 0,34 persen,dan kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan inflasi 0,66 persen dan olah raga mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.”Paparan Suntono saat pres rilis dikantornya.

Lanjut, Tingkat perubahan indeks tahun kalender pada bulan Mei 2018 bahwa di Mamuju deflasinya sebesar 0,73 persen,sedangkan tingkat perubahan indeks tahun ketahun (Mei 2018 terhadap Mei 2017) adalah inflasi 2,80 persen.Ungkapannya
(*)

Laporang Langsung Matalensa.id