Foto : Irwan.S.Ip

MAMUJU,MATALENSA.ID–Dengan di temukannya Balita Riski Alif Umur 2 tahun,pederita gizi buruk atau biasa dikenal dengan sebutan oleh masyarakat awam penderita busung lapar di Desa Patidi membuat Pemuda asal Patidi sebt saja Irwan yang saat ini masi menyeleasaikan pendidikannya S2 dikota makassar menaggapainya.

Menurutnya bahwa Kami sangat kecewa dengan pihak pemeritah Kabupaten Mamuju bersama dengan dinas terkait karena Desa Pati’di ini bisa dikatakan sangat dekat dengan pusat Pemerintahan Provinsi Sul-bar dan ibu kota Mamuju yang
jarak antara desa Pati’di dengan ibu kota Mamuju itu hanya 2 km.

Masi dia ,Namun mengapa tidak jauh sebelumnya balita ini di berikan penanganan yang serius oleh pihak-pihak yang terkait baik dari dinas kesehatan Mamuju, maupun dari kader desa kesahatan Pati’di,melihat umur adek ini sudah 2 tahun itu bukan waktu yg sedikit jika betul – betul di berikan penanganan yang serius. Paparanya.

“Saya selaku ketua #pemudaurbanisasi yang ada dikota Makassar yang berasal dari desa Pati’di Kabupaten Mamuju dan sekaligus tokoh pemuda yang ada di desa Pati’di,berharap kepada pemerintah agar bisa menyediakan Anggaran khusus penderita gizi buruk..”Harapnya

“Dimana Desa Paatidi Sebagai Desa Percontohan sebagai desa Sehat ,namun nyatanya terdapat penderita Gizi Buruk “Kata Irwan Melaui Pesan Singkat nya Di Watshaap Jumat (12/Januari/2018)

Baca juga RIski Alif Warga Desa Patidi Menderita Gizi Buruk.

Irwan Berharap agar pemerintah melalui dinas terkait agar bisa membuat ZaTGAS penemuan 100 persen penderita gizi buruk yg ada di wilaya Provinsi Sulbar sampai mengawal ke stabilan sipenderita Gizi buruk tersebut. Kata Irwan (*)

Publish:Sudyrman